Dukung LTT dan Swasembada Pangan, BRMP Gorontalo Salurkan Benih Padi di Kecamatan Paguyaman
Boalemo – Badan Perakitan Modernisasi Pertanian (BRMP) Wilayah Gorontalo melaksanakan kegiatan penanaman padi dalam rangka mendukung Luas Tambah Tanam (LTT) di Desa Wonggahu, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo (07/05/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Kementerian Pertanian dalam mendukung percepatan swasembada pangan berkelanjutan melalui peningkatan produksi dan produktivitas pertanian di daerah.
Kegiatan penanaman dilaksanakan bersama para petani setempat dan turut dihadiri oleh Kepala Tim Kerja Kabupaten Boalemo, Koordinator Jabatan Fungsional Penyuluh (KJF) wilayah Boalemo, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), para penyuluh pertanian, serta petani di Kecamatan Paguyaman. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan program peningkatan produksi pangan nasional.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyaluran bantuan benih padi sawah varietas Inpari 32 HDB kepada kelompok tani di wilayah Kecamatan Paguyaman. Penyerahan bantuan benih turut dihadiri oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan, kelompok tani penerima bantuan, serta para penyuluh pertanian.
Varietas Inpari 32 HDB (Hawar Daun Bakteri) merupakan varietas unggul padi sawah irigasi yang dilepas pada tahun 2013 dan hingga saat ini masih banyak digunakan oleh petani. Varietas ini dikenal tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri atau kresek, memiliki potensi hasil tinggi mencapai 8,42–11 ton per hektare gabah kering panen (GKP), serta memiliki umur panen relatif singkat sekitar 120 hari. Karakteristik tersebut menjadikan Inpari 32 HDB sebagai salah satu varietas unggul yang mendukung peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha tani padi.
Bantuan benih ini diharapkan dapat membantu petani dalam mempercepat musim tanam sekaligus meningkatkan capaian luas tambah tanam di Kabupaten Boalemo. Selain sebagai upaya peningkatan produksi padi, kegiatan ini juga menjadi bentuk pendampingan langsung kepada petani dalam penerapan budidaya yang baik dan pemanfaatan benih unggul bersertifikat.
Dengan dukungan pemerintah melalui penyediaan sarana produksi pertanian, diharapkan petani dapat lebih optimal dalam mengelola usaha tani dan meningkatkan produktivitas lahan secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan kelompok tani, program peningkatan LTT di Kecamatan Paguyaman diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ketahanan pangan daerah dan nasional, sekaligus mendukung tercapainya swasembada pangan yang berkelanjutan.